Minggu, 05 April 2020

Syarat-syarat Penggunaan Paragraf yang Baik




Senin, 6 April 2020


Syarat-Syarat Penggunaan Paragraf yang Baik 
Bismillahirrahmanirrohim....


Selamat pagi menjelang siang semuanya 😊
Ini kali kedua saya menulis blog. Disini saya akan mencoba memberikan suatu ringkasan tentang syarat-syarat penggunaan paragraf yang baik yang semoga dapat bermanfaat bagi pembaca dan pengunjung blog saya hehe. Langsung sajaa !!!!!

Di dalam penulisan bahasa Indonesia yang benar, alangkah baiknya kita memperhatikan penyusunan paragraf agar lebih teratur dan sesuai dengan EYD. Dalam pembentukan dan pengembangan paragraf, perlu diperhatikan persyaratan-persyaratan berikut ini :



Buku Catatan, Pena, Pensil, Pendidikan, Kantor, Bisnis


1. Kesatuan 

Tiap paragraf mengandung satu gagasan pokok. Fungsi paragraf adalah untuk mengembangkan gagasan pokok tersebut. Untuk itu, di dalam pengembangannya, uraian-uraian dalam suatu paragraf tidak boleh menyimpang dari gagasan pokok tersebut. Dengan kata lain, uraian-uraian dalam sebuah paragraf diikat oleh satu gagasan pokok dan merupakan satu kesatuan. Semua kalimat yang terdapat dalam sebuah paragraf harur terfokus pada gagasan pokok.

2. Kepaduan

Syarat kedua yang harus dipenuhi oleh suatu paragraf adalah koherensi dan kepaduan. Sebuah paragraf bukanlah sekedar kumpulan atau tumpukan kalimat-kalimat yang masing-masing berdiri sendiri, tetapi dibangun oleh kalimat-kalimat yang mempunyai hubungan timbal balik. Urutan pikiran yang teratur akan memperlihatkan adanya kepaduan, dan pembaca pun dapat dengan mudah memahami jalan pikiran pemulis tanpa hambatan karena adanya perloncatan pikiran yang membingungkan. Kata atau frase transisi yang dapat dipakai dalam karangan ilmiah sekaligus sebagai penanda hubungan.

3. Kelengkapan

Syarat ketiga yang harus dipenuhi oleh suatu paragraf adalah kelengkapan. Suatu paragraf dikatakan lengkap jika berisi kalimat-kalimat penjelas yang cukup menunjang kejelasan kalimat topik/ gagasan utama. 



Bagaimana teman ? Bisa di pahami untuk mengembangkam sebuah paragraf sesuai dengan syarat-syarat yang sudah disebutkan di atas. So, yuk kita membuat tulisan paragraf yang menyatu dan berpadu antara kalimat yang satu dengan yang lain.

Semoga bermanfaat tulisan ini ya...... Maaf jika masih banyak salah dalam penulisan sederhana ini. 


Terima kasih sudah membaca 

Tulisan Pertama Saya

Bimillahirrahmannirrahiim.

Sabtu, 4 April 2020

Curhatan akibat Corona 

Hari ini tidak ada yang istimewa, sama seperti hari biasa meskipun saya sedikit tempramental, mudah marah, sedih dan bosan. Padahal awal bulan loh!! Percuma awal bulan tapi tak bergaji hehe maksudnya uang bulanan dari orang tua saya, maklumkan masih jadi mahasiswa. Saya kuliah di IAIN Bengkulu prodi Pendidikan Agama Islam, dan sekarang mahasiswanya sedang diliburkan yang gak tau sampai kapan. Saya juga sekarang lagi tinggal sama orang tua saya alias pulang kampung, gara-gara adanya kasus covid-19 yang telah menyebar di Indonesia dan membuat masyarakat ketakutan dan cemas yang berkepanjangan. Akibat masalah covid-19 saya ga dapet duit jajan dong perbulannya , sedih dan miris banget ya. Kenapa saya ga tetap di Bengkulu ? maunya si tetap di Bengkulu tapi karena orang tua saya mencemaskan dan khawatir dengan keadaan saya, makanya saya pulang dan bisa berkumpul dengan mereka. 

Namun, sampai disana apa yang terjadi ? saya jadi ODP (orang dalam pengawasan), didata, dikarantina selama 14 hari ga boleh keluar rumah atau bertamu dengan orang lain Saya cuma bisa berdiam diri dikamar, jadi ratu 14 hari haha. Tapi ini semua demi kebaikan saya dan masyarakat disini. Semoga masyarakat disini tetap baik-baik saja, dijaga oleh yang Maha Kuasa dan dijauhkan dari virus berbahaya tersebut. Aammin Allahumma aamiin. 

Sudah satu  bulan lebih  ini saya kuliah dengan sistem daring atau kuliah online. Apa kuliah online itu ? kuliah online itu adalah kuliah dengan menggunakan sistem software dan hardware serta didukung oleh jaringan yang memadai. Menurut saya kuliah online itu kuliah ribet tapi santai, bikin tambah pusing tapi ada enaknya bisa rebahan teroos kayak gak kuliah haha. Akan tetapi permasalahannya itu susah jaringan dan paket data. Kalo sudah mati lampu hemmm jaringan langsung pada hilang akhirnya saya ketinggalan informasi kuliah dong. Itu yang bikin saya pusing pusing tujuh keliling rasanya pengen nangis,marah, campur aduklah pokoknya. Saya kurang begitu suka dengan kuliah online, karena saya susah untuk memahami materi yang disampaikan. Jangankan online kuliah biasa saja belum tentu saya bisa memahaminya dengan baik.

Saya cuma bisa bersabar, berdoa mengikuti himbauan pemerintah untuk tetap diam di rumah. 
Dan yang saya harapkan semoga permasalahan ini cepat berakhir, pemerintah dan masyarakat Indonesia  bisa bersama-sama menghadapi dan mengatasi wabah covid-19 ini, dengan masyarakat mengikuti himbauan dari pemerintah dan pemerintah tetap mengawasi dan membantu masyarakat. Dan kita sebagai umat Islam, harus senantiasa berdoa dan meminta ampunan serta pertolongan keselamatan kepada Allah karena apa yang terjadi pada saat ini atas kehendak Allah Swt. Sholat dan dekatkan diri kepada Allah Sang Pencipta. Hanya itu !!! Semua kita pasrahkan kepada-Nya karena saya yakin Allah akan mendengar dan menolong hamba-Nya yang dalam kesusahan ^_^. 

So tetap jaga diri kalian baik-baik, jaga kesehatan dengan rajin mencuci tangan pakai sabun dan tetap ikut himbauan pemerintah untuk diam #dirumahaja
Stay safe and healty teman-teman ^_^




اللّٰÙ‡ُÙ…َّ إنيْ Ø£َعُÙˆْذُ بِÙƒَ Ù…ِÙ†َ الْبَرَصِ Ùˆَ الْجُÙ†ُÙˆْÙ†ِ Ùˆَ الْجُذَامِ Ùˆَ سَÙŠّئِ الأَسْÙ‚َامِ
Ya Allah aku berlindung kepadamu dari penyakit kusta, kegilaan, lepra dan penyakit-penyakit yang jelek“ (HR Abu Dawud dan Nasa'i)


Terima Kasih 😊